Taruna Melati Dasar SMP Muhammadiyah 13 Jakarta: Membentuk Generasi Alpha yang Berakhlak, Berkarya, dan Berdampak
Bogor, 28 Oktober 2026 — SMP Muhammadiyah 13 Jakarta telah melaksanakan kegiatan Taruna Melati Dasar (TMD) pada Selasa–Rabu, 27–28 Oktober 2026, bertempat di Villa Biru, Pancawati, Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid kelas VII sebagai bagian dari pembinaan karakter, penguatan kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan bagi murid baru.
Mengusung tema “Smart Leadership for Generation Alpha: Berakhlak, Berkarya, dan Berdampak”, kegiatan Taruna Melati Dasar bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, berakhlak mulia, mampu mengembangkan potensi diri, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, disiplin, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Hari Pertama: Memperkuat Kepemimpinan dan Karakter Islami
Kegiatan hari pertama, Selasa, 27 Oktober 2026, diawali dengan upacara pembukaan sebagai tanda dimulainya rangkaian Taruna Melati Dasar. Upacara ini menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan mempersiapkan diri mengikuti berbagai kegiatan pembinaan.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi Kepemimpinan dan Literasi Digital di Era Generasi Alpha yang disampaikan oleh Ibu Devi Sandra Yudini, S.Pd. Dalam sesi ini, murid mendapatkan wawasan mengenai pentingnya memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini serta kemampuan menggunakan teknologi digital secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Materi ini relevan dengan kehidupan Generasi Alpha yang tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.

Selanjutnya, Bapak Abdul Muchlis, M.Pd., menyampaikan materi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Kemuhammadiyahan. Melalui materi ini, murid diperkenalkan dengan organisasi pelajar Muhammadiyah serta nilai-nilai yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah. Diharapkan, para peserta dapat memahami pentingnya berorganisasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta mengembangkan diri sebagai pelajar yang beriman, berilmu, dan berkemajuan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi Pengembangan Diri dan Sosial melalui Dinamika Kelompok yang dipandu oleh Ibu Inas Karimah, S.Psi. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk melatih komunikasi, kerja sama, rasa percaya diri, dan kemampuan menyelesaikan tantangan bersama. Melalui dinamika kelompok, peserta belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengarahkan orang lain, tetapi juga tentang mendengarkan, menghargai perbedaan, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Pada malam hari, suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan pentas seni dari para peserta. Kegiatan ini menjadi wadah bagi murid untuk mengekspresikan kreativitas, menunjukkan bakat, serta membangun rasa percaya diri. Selain itu, pentas seni juga mempererat kebersamaan dan menumbuhkan apresiasi terhadap kemampuan setiap individu.

Hari Kedua: Menumbuhkan Kedisiplinan, Kebugaran, dan Kebersamaan
Pada Rabu, 28 Oktober 2026, kegiatan Taruna Melati Dasar dilanjutkan dengan berbagai aktivitas yang menekankan penguatan nilai-nilai keislaman, kesehatan, kedisiplinan, dan kerja sama.
Kegiatan pagi diawali dengan tes bacaan salat sesuai Tarjih Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, murid mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan membaca bacaan salat sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan Muhammadiyah. Pembinaan ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat.

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat untuk menjaga kebugaran tubuh dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Aktivitas fisik ini juga menciptakan suasana ceria dan meningkatkan semangat murid dalam mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.

Keseruan berlanjut melalui kegiatan games outbound. Dalam aktivitas ini, murid diajak menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan kerja sama, komunikasi, ketangkasan, dan strategi kelompok. Selain memberikan pengalaman yang menyenangkan, outbound menjadi sarana pembelajaran untuk melatih keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menghargai peran setiap anggota tim.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan pembagian sertifikat dan hadiah kepada peserta. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat murid dalam mengikuti seluruh rangkaian Taruna Melati Dasar.








